Arti Warna Beserta Filosofinya Dengan Desain Kemasan

Amorepead 0

Penggunaan paduan warna di dalam desain kemasan berikan nilai jadi bagi sebuah kemasan yang bisa menjadi poin utama untuk tingkatkan penjualan product anda.

Warna yang anda memakai tidak saja bertujuan untuk mempercantik desain kemasan, tetapi juga warna bisa mengimbuhkan dukungan maksud dan arti dari sebuah desain kemasan yang juga mewakili harapan terhadap desain kemasan product anda dan juga perlihatkan keterkaitan desain kemasan terhadap bentuk kemasan dan product anda.

Cerita Desain kali ini mencoba mengimbuhkan penjelasan secara singkat mengenai warna dan berarti agar anda bisa sesuaikan paduan warna terhadap bentuk atau desain kemasan anda. Berikut sebagian makna warna dalam logo dan berarti yang bisa di sampaikan kegunaan bisa lebih menolong ilmu kita dengan di dalam hal warna dan filosofinya.

Biru (Trust), berikan kesan konsevatif, bisa dipercaya dan diandalkan dan juga punya stabilitas yang kuat, warna biru seringkali digunakan oleh lembaga keuangan ataupun produsen hardware untuk desain logo perusahaan dan alat-alat promosi seperti brosur dan flayer.

Tidak cuma itu saja saat ini media sosial seperti Facebook atau Twitter juga memakai warna biru untuk basic warna yang mendominasi terhadap web mereka yang secara tidak segera berikan pengakuan bahwa kita ada dan bakal terus ada sampai kapanpun, perumpamaan terhadap produsen makanan dan minuman yang memakai warna biru adalah Pepsi,Aqua, Baskin Robbins, dll.

Merah (Excitement), warna merah sering diartikan sebagai warna yang bisa berikan rangsangan emosi menggebu-gebu terhadap sesuatu, di dalam sebuah belajar masalah warna merah secara umum digunakan untuk menarik perhatian (grab attention) dari pejalan kaki maupun pengendara yang bisa berikan efek kepada mereka agar bisa menarik untuk mengerti lebih bakal apa yang ditawarkan, hal ini gara-gara secara tidak disadari warna merah berikut bisa tingkatkan tekanan darah atau rasa lapar terhadap apa yang anda tawarkan seperti halnya KFC, CocaCola, Pizza Hut, dll.

Kuning (Warm), warna menyenangkan, yang mengimbuhkan kesan hangat, lucu, dan ceria yang bisa mengimbuhkan efek puas dan senang, warna kuning ini sering digabungkan dengan warna merah seperti terhadap logo warna kuning juga digunakan oleh perusahaan besar seperti Shell, Nat Geo Channel, terhadap bidang makanan dan minuman warna ini juga digunakan oleh Burger King yang digabungkan dengan warna lainnya.

 

Oranye (Youthful), warna oranye merupakan paduan antara warna merah dan warna kuning, kedua warna ini terlampau enteng menarik perhatian, oleh gara-gara itu warna oranye punya arti yang serupa terhadap warna merah dan warna kuning seperti passion terhadap warna merah dan fun terhadap warna kuning yang erat kaitannya dengan suatu hal yang baru dan berjiwa muda seperti warna yang digunakan terhadap logo

Hijau (Growth), diartikan juga sebagai pembaruan dan pertumbuhan, kesan ini bisa berikan penguatan terhadap merek product anda seperti warna yang digunakan terhadap logo Starbuck.

Warna hijau berikan filosofi pertumbuhan yang terjadi terus menerus terhadap perusahaan atau product anda, warna hijau juga mengimbuhkan efek tenang dan rileks yang bisa menarik perhatian konsumen. Warna hijau juga erat kaitannya dengan alam, oleh gara-gara itu warna hijau juga sering diaplikasikan terhadap product organik yang berikan kesan fresh dan menyehatkan.

Coklat (Reliability) warna ini bisa mewakili cita rasa yang bisa diandalkan, warna coklat erat kaitannya dengan product cokelat gara-gara nama product dan warna produknya serupa agar produsen cokelat cenderung memakai warna coklat untuk desain kemasan mereka

 

Abu-Abu (Sopistication) warna abu-abu mengimbuhkan kesan canggih tetapi tidak sedikit produsen makan yang menampik warna abu-abu ini untuk desain kemasan maupun desain restoran mereka, hal ini merujuk terhadap belajar masalah yang mengemukakan bahwa warna abu-abu bisa kurangi nafsu makan, agar terhadap sebagian desainer kemasan product makanan, warna abu-abu tidak merekomendasikan warna abu-abu untuk dijadikan sebagai warna utama di dalam desain kemasan melainkan warna abu-abu cuma dipakai sebagai pelengkap untuk menyempurnakan desain mereka.

Ungu (Feminime), warna ungu erat dikaitkan dengan unsur misteri dan kewanitaan, terkecuali diberikan nuansa yang sedikit lebih gelap maka bisa berikan kesan yang glamor, kekayaan dan kemewahan

Hitam (Maskulin), serupa halnya dengan warna ungu, kesan terhadap warna hitam perlihatkan kesan maskulin dan elegan, warna hitam cenderung digunakan untuk mengangkat popularitas dari sebuah product gara-gara kesan mewah yang kuat dari warna hitam.

Putih (Purity), berikan arti kepolosan dan kemurnian tetapi di dalam dunia kemasan warna putih cenderung digunakan untuk mengangkat kesan bersih dan higienis, agar berikan gambaran bahwa product yang berada di dalam kemasan berikut terlampau steril dan bersih agar layak untuk dimiliki.